CIREBON.- Kabupaten Cirebon mengirim sinyal kuat ke arena olahraga Jawa Barat. Sebanyak ratusan atlet dipastikan lolos Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2026, menandai kesiapan Cirebon untuk tampil lebih agresif dan kompetitif di ajang empat tahunan tersebut.
Total 629 atlet dan official dari puluhan cabang olahraga akan membawa panji Kabupaten Cirebon. Jumlah ini bukan sekadar statistik, tetapi cerminan keseriusan KONI dalam membangun kekuatan baru demi mengubah peta persaingan olahraga Jawa Barat.
Ketua KONI Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, menegaskan bahwa kelolosan ratusan atlet tersebut menjadi titik balik kebangkitan prestasi daerah.
“Ini bukan hanya soal lolos BK. Ini tentang kesiapan kita untuk bangkit dan bersaing. Kabupaten Cirebon tidak ingin lagi berada di papan bawah,” tegas pria yang akrab disapa Jigus, Jumat (2/1/2026).
Pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Cirebon harus puas berada di peringkat 22 dari 27 kabupaten/kota. Catatan tersebut kini dijadikan bahan bakar untuk melakukan lompatan prestasi.
“Kita sudah belajar dari hasil sebelumnya. Porprov 2026 harus menjadi momentum perubahan,” ujar Jigus.
Berbekal hasil BK Porprov, KONI Kabupaten Cirebon telah melakukan pemetaan kekuatan atlet secara detail, mulai dari cabang unggulan hingga potensi kejutan. Pemetaan ini menjadi dasar dalam menetapkan target medali yang terukur dan realistis.
“Target kita berbasis data. Semua dihitung dari hasil BK dan potensi riil atlet di lapangan,” jelasnya.
Tak berhenti di atas kertas, KONI juga menyiapkan langkah nyata dengan menggelar Training Centre (TC) terpusat mulai awal 2026 di Stadion Watubelah. Program ini dirancang untuk membentuk atlet yang lebih fokus, disiplin, dan siap tempur menghadapi tekanan kompetisi.
“TC menjadi kunci. Atlet akan digembleng secara terukur agar benar-benar siap saat Porprov,” tambah Jigus.
Deretan cabang olahraga yang lolos BK pun menunjukkan kekuatan Cirebon yang semakin merata, mulai dari angkat berat, atletik, akuatik, balap sepeda, bulutangkis, futsal putri, e-sport, karate, pencak silat, taekwondo, judo, panahan, panjat tebing, rugby, hingga wushu, serta sejumlah cabang permainan dan bela diri lainnya.
Dengan kekuatan ratusan atlet lintas cabang dan persiapan yang semakin matang, Kabupaten Cirebon kini tak lagi sekadar peserta. Porprov Jawa Barat 2026 menjadi panggung pembuktian: Cirebon siap naik kelas. (Arif/CIBA)




