KOTA CIREBON.– Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota melaporkan terjadinya peningkatan volume kendaraan di jalur arteri Pantura Cirebon, baik dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta maupun sebaliknya, pada arus balik mudik Lebaran tahun ini.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menjelaskan bahwa peningkatan arus lalu lintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta disebabkan oleh masyarakat yang mulai kembali dari kampung halaman usai mudik. Sementara itu, peningkatan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah merupakan imbas dari pembuangan kendaraan dari dalam tol ke jalur arteri, akibat penerapan sistem satu arah (one way) di ruas tol menuju arah Jakarta.
“One way diberlakukan mulai dari Kanci sampai dengan KM 70 tol Cipali sejak tadi sore, sehingga berdampak pada lonjakan kendaraan di jalan arteri,” ungkap Kapolres.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan situasi lalu lintas masih dapat dikendalikan. Pengaturan arus lalu lintas dengan skala prioritas terus dilakukan, terutama untuk kendaraan dari arah barat ke timur dan sebaliknya. Petugas juga melakukan penutupan sementara di beberapa persimpangan penting, seperti simpang empat Kanggraksan dan Pemuda, guna mengurangi kepadatan dan mengutamakan kelancaran arus utama.
“Kami menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Anggota kami siaga di titik-titik rawan kepadatan seperti Bundaran Kalijaga, Perempatan Rajawali, Kanggraksan, Pemuda, hingga Bundaran Kedawung,” ungkapnya.
Pertemuan arus kendaraan dari pemudik dan masyarakat lokal yang beraktivitas di dalam kota, termasuk yang mengunjungi tempat wisata atau sanak saudara, juga menjadi faktor penyumbang kepadatan lalu lintas di Cirebon.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan merencanakan perjalanan dengan baik untuk menghindari kemacetan. (Wandi/Arif)