Monday, 8 December 2025
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi & Bisnis

Awas! Doom Spending: Belanja Tanpa Kendali Akibat Kepanikan

24 June 2025
Reading Time: 2 mins read

Hai Sobat #SadarRisiko. Tahukah kamu bahwa belakangan ini terdapat fenomena dimana orang-orang belanja secara kalap, lupa diri, dan habis-habisan?

Hai Sobat #SadarRisiko. Tahukah kamu bahwa belakangan ini
terdapat fenomena dimana orang-orang belanja secara kalap, lupa diri, dan
habis-habisan?

ADVERTISEMENT

Inilah perilaku yang dikenal dengan istilah doom
spending
, yaitu suatu perilaku yang muncul dari rasa ketidakpastian akibat
kecemasan dalam hidup.

BACAJUGA

Pembahasan Logistik di ALFI CONVEX 2025 Dorong Regulasi Baru dan Cetak Potensi Kesepakatan Bisnis Rp500 Miliar

Bank Raya Kembali Raih Penghargaan, Semakin Perkuat Reputasi di Industri Bank Digital

Menjelang Libur Nataru 2025/2026, 37.620 Tiket Kereta Api di Divre III Palembang Telah Terjual

Doom spending adalah kebiasaan menghabiskan uang
secara berlebihan karena merasa tertekan atau khawatir akan masa depan yang
biasanya dilakukan sebagai bentuk pelarian atau kompensasi dari stres yang
sedang dialami.

Beberapa pemicu doom spending ini, antara
lain, tekanan ekonomi yang disertai arus berita negatif secara terus-menerus
sehingga timbul perasaan tidak pernah dapat terlepas dari kesulitan. Hal
tersebut dapat pula disertai ketidakpastian karier atau masalah hubungan sosial
dalam skala keluarga maupun umum yang ditambah lagi oleh tekanan sosial media
sehingga menyebabkan rasa ketidaknyamanan yang berlarut.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, muncullah suatu sikap untuk lebih baik berbelanja
secara habis-habisan dan jika perlu berutang untuk terus berkonsumsi dan
menyenangkan diri, karena pada akhirnya, lebih baik menikmati hidup untuk
sesaat daripada kehilangan kesempatan di masa yang serba tidak menentu.

Doom spending tersebut dapat terlihat dari
perilaku belanja barang yang tidak perlu dan peningkatan pengeluaran uang di
luar rencana yang telah ditetapkan. Bukannya mengobati rasa kekosongan, doom spending justru
akan memicu perasaan tidak pernah cukup. Kemudian, perilaku tersebut dilakukan
kembali dan berulang-ulang. Tidak bisa menahan keinginan untuk terus berbelanja
inilah yang menyebabkan seseorang tidak #SadarRisiko dan menjerumuskannya ke
dalam lilitan utang dan stres.

ADVERTISEMENT

Sebelum kita terlilit masalah lebih parah, mari kita
#SadarRisiko dan #KurangiRisiko doom spending dengan cara-cara berikut:

1. Kenali
pemicu stres dan catat hal-hal yang membuatmu cemas. Cari akar
permasalahan yang sesungguhnya sehingga dapat menemukan cara sehat untuk
mengatasinya.

2. Atur
keuangan dengan bijak dengan membuat anggaran bulanan dan mingguan,
pisahkan antara kebutuhan dan keinginan, dan biasakan untuk membatasi
penggunaan kartu kredit dan pinjaman lainnya.

3. Cari
aktivitas pengalihan stres, seperti olahraga dan meditasi, berdiskusi
dengan teman dan keluarga, atau lakukan kegiatan ekspresif lainnya seperti
menulis jurnal, melukis, atau mencoba hobi baru lainnya.

4. Praktikkan
kesadaran finansial dengan lebih sabar dan sadar perilaku belanja. Tunda
dan hindari belanja secara impulsif dengan menunggu minimal 24 jam sebelum
membeli sesuatu di luar kebutuhan.

5. Biasakan belanja sesuai anggaran dan
selalu bertanya terlebih dahulu ‘apakah belanja hal ini benar-benar
dibutuhkan?’ sebelum melakukan pembelian.

6. Hindari
media sosial yang membuat stres dan utamakan untuk selalu bersyukur, dan
tidak fokus pada kekurangan. Jalin dan pertahankan hubungan sosial yang
sehat sehingga kita benar-benar menjadi sadar akan hal-hal yang
benar-benar berarti.

Sobat #SadarRisiko, uang adalah alat, bukan tujuan. Jadi,
mulai sekarang, kendalikan emosi dan belajar mengelola keuangan secara sehat.
Belajarlah juga untuk mengelola stres dan menjaga kesehatan mental.

Ingin informasi lainnya agar kamu #SadarRisiko dan bisa
#KurangiRisiko keuangan dan kesehatan mental? Ikuti terus media sosial MASINDO!

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

Pembahasan Logistik di ALFI CONVEX 2025 Dorong Regulasi Baru dan Cetak Potensi Kesepakatan Bisnis Rp500 Miliar

08 December 2025
Ekonomi & Bisnis

Bank Raya Kembali Raih Penghargaan, Semakin Perkuat Reputasi di Industri Bank Digital

07 December 2025
Ekonomi & Bisnis

Menjelang Libur Nataru 2025/2026, 37.620 Tiket Kereta Api di Divre III Palembang Telah Terjual

07 December 2025
Ekonomi & Bisnis

Evolusi Kebijakan Tenaga Kerja Asing dan Implikasinya bagi Pemohon KITAS di Indonesia

07 December 2025
Ekonomi & Bisnis

Kementerian PU Bantu Masyarakat Aceh Tamiang dengan Mengirimkan Sarana Air Bersih dan 2 Tim Tanggap Darurat

07 December 2025
Ekonomi & Bisnis

Kementerian PU Pastikan Pemulihan Konektivitas di Langkat Pascabencana Banjir

07 December 2025

BERITATERPOPULER

  • Luar Biasa, Tim Esport Kota Cirebon Loloskan Tiga Nomor Porprov Jabar 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Antar Sesama, Kolaborasi Kemanusiaan : Laskar Macan Ali dan SMSI Kota Cirebon Siap Kirim Bantuan ke Korban Bencana Sumatera

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SNIFROG, Dorong Ekonomi Kreatif ala “Rawa Digital”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Talkshow, Makom Albab Kembangkan Wakaf Produktif dan Berimbas ke Umat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Ide Souvenir Kantor Bermanfaat: Cocok untuk Souvenir Acara Kantor hingga Souvenir Perpisahan Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Luar Biasa, Tim Esport Kota Cirebon Loloskan Tiga Nomor Porprov Jabar 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Antar Sesama, Kolaborasi Kemanusiaan : Laskar Macan Ali dan SMSI Kota Cirebon Siap Kirim Bantuan ke Korban Bencana Sumatera

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SNIFROG, Dorong Ekonomi Kreatif ala “Rawa Digital”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Talkshow, Makom Albab Kembangkan Wakaf Produktif dan Berimbas ke Umat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Ide Souvenir Kantor Bermanfaat: Cocok untuk Souvenir Acara Kantor hingga Souvenir Perpisahan Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Pembahasan Logistik di ALFI CONVEX 2025 Dorong Regulasi Baru dan Cetak Potensi Kesepakatan Bisnis Rp500 Miliar

08 December 2025

Bank Raya Kembali Raih Penghargaan, Semakin Perkuat Reputasi di Industri Bank Digital

07 December 2025

Menjelang Libur Nataru 2025/2026, 37.620 Tiket Kereta Api di Divre III Palembang Telah Terjual

07 December 2025

Evolusi Kebijakan Tenaga Kerja Asing dan Implikasinya bagi Pemohon KITAS di Indonesia

07 December 2025

Kementerian PU Bantu Masyarakat Aceh Tamiang dengan Mengirimkan Sarana Air Bersih dan 2 Tim Tanggap Darurat

07 December 2025
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist