BPJS Ketenagakerjaan Cirebon Serahkan Santunan JKK Meninggal Rp235 Juta

CIREBON.- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon belum lama ini menyerahkan santunan kematian akibat kecelakaan kerja kepada ahli waris relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lebakwangi Mekarwangi Yayasan Bangun Bersama Kabupaten Kuningan.

Santunan ini secara simbolis diserahkan Kepala KPPG Wilayah Cirebon Yulian Septa P dan Kepala TU Erik Diyan Nurdiansyah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cirebon Ahmad Feisal Santoso dan Kepala Bidang Kepesertaan Andri Yustian Nugraha kepada Nono Suharno, suami almarhumah Ilah, di kediamannya.

Yulian mengatakan, Ibu Ilah meninggal dunia karena kecelakaan kerja di jalan raya pada saat menuju lokasi pekerjaannya di SPPG Mekarwangi Kabupaten Kuningan. Santunan yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp235.120.000,-.

“Saya sangat mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan, karena telah memberikan jaminan perlindungan kepada pekerja dan bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucap Yulian.

“Harapan saya masing-masing SPPG, Mitra dan Yayasan segera mendaftarkan relawannya ke program BPJS Ketenagakerjaan. hal ini mengingatkan kita bahwa pekerjaan memiliki resiko dan musibah tidak ada yang mengetahui,” tambahnya.

Nono Suharno mengatakan, almarhumah Ilah bekerja SPPG Mekarwangi sebagai Kepala Persiapan. “Istri saya mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya yang mengakibatkan meninggal dunia karena pendarahan di kepala,” tuturnya.

“Dengan adanya santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sangat berguna untuk tahlil 7 sampai 40 hari, serta untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari saya,” tambahnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, Ahmad Feisal Santoso, menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya relawan SPPG Sekarwangi ini. Dikemukakan, Ibu Ilah baru dua bulan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Inilah pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, memberikan jaminan sosial atas resiko kecelakaan kerja dan kematian,” kata Feisal.

“BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk peserta dan dapat menyejahterahkan peserta dan keluarganya,” tutup Feisal. (Arif/CIBA)

Exit mobile version