Tuesday, 6 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi & Bisnis

Bukan Kripto atau Saham, Ini Sektor Bisnis Digital ‘Receh’ yang Tahan Resesi Ekonomi

05 January 2026
Reading Time: 4 mins read

Mimpi “Cepat Kaya” (Get Rich Quick) yang sempat mendominasi mentalitas investor muda Indonesia kini mulai mendapatkan ujian berat. Realita pasar di tahun 2025 memaksa banyak Gen Z dan Milenial untuk mengevaluasi ulang portofolio keuangan mereka, beralih dari aset spekulatif ke bisnis sektor riil yang lebih pasti.

Pengamat ekonomi digital mencatat adanya pergeseran tren yang menarik. Jika beberapa tahun lalu publik terbuai oleh gaya hidup mewah instan ala Doni Salmanan dan Indra Kenz—yang akhirnya terbukti sebagai skema manipulatif berkedok trading—kini investor muda mulai lebih realistis namun tetap mencari cashflow cepat yang tidak bisa diberikan oleh pasar saham konvensional. Bahkan, tokoh sekelas Timothy Ronald—yang dikenal publik sebagai evangelis Kripto—pun mulai menunjukkan sinyal diversifikasi.

ADVERTISEMENT

Pasar Saham yang ‘Wait and See’

Sektor pasar modal (Saham), yang selama ini dianggap sebagai indikator kesehatan ekonomi, mengalami fase stagnasi di beberapa sektor ritel. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang fluktuatif membuat investor ritel—khususnya Gen Z dan Milenial—cenderung mengambil sikap wait and see.

BACAJUGA

Global Millennial MUN 2026 Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Hub Diplomasi Pemuda Dunia

Harga Emas Menguat Tajam di Tengah Memanasnya Ketegangan Global

LRT Sumsel Layani 321.105 Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 4 Persen

Risiko koreksi pasar yang dalam, ditambah dengan sentimen suku bunga global, membuat instrumen saham kini dianggap membutuhkan “nafas panjang” (investasi jangka panjang). Bagi pencari keuntungan harian atau bulanan, pasar saham saat ini dinilai terlalu lambat dan padat modal untuk dijadikan tumpuan pendapatan utama.

Volatilitas Ekstrem Aset Kripto

Sementara itu, sektor Kripto (Cryptocurrency) yang sempat booming beberapa tahun lalu, kini menghadapi tantangan kepercayaan. Volatilitas harga yang ekstrem—di mana nilai aset bisa terjun bebas puluhan persen dalam semalam—telah menjadi trauma tersendiri bagi banyak investor pemula.

ADVERTISEMENT

Narasi “cepat kaya” dari kripto mulai pudar, digantikan oleh realitas bahwa aset digital ini memerlukan pemahaman teknikal yang mendalam dan mental baja. Akibatnya, banyak pelaku pasar yang mulai menarik aset mereka dan mencari alternatif bisnis yang lebih terukur risikonya.

Saham Membosankan, Kripto Mulai Ditinggalkan?

Pasar saham, meskipun aman, dinilai terlalu lambat bagi generasi yang terbiasa serba instan. Menunggu dividen atau capital gain tahunan dirasa kurang “nendang” dibandingkan janji profit harian.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, pasar Kripto (Cryptocurrency) yang dulu diagungkan, kini mulai kehilangan daya magisnya. Fakta bahwa harga koin sangat bergantung pada sentimen dan “omongan orang” tanpa underlying asset yang jelas, membuat risikonya makin tak tertakar. Apalagi fenomena “Koin Micin” yang menjanjikan keuntungan ribuan persen, realitanya hanya bisa dimenangkan oleh mereka yang memiliki keberuntungan level dewa.

Bahkan, tokoh sekelas Timothy Ronald—yang dikenal publik sebagai evangelis Kripto—pun mulai menunjukkan sinyal diversifikasi. Data dan fakta di lapangan mencatat bahwa ia mulai memindahkan sebagian asetnya ke saham perbankan blue chip (seperti BBCA). Meski di media ia tetap optimis pada Kripto, langkah taktis ini dibaca oleh analis sebagai bentuk penurunan tingkat kepercayaan mutlak terhadap volatilitas aset digital tersebut.

Setali tiga uang, investor Andrew Susanto juga menerapkan strategi yang sangat hati-hati. Ia dikabarkan tidak lagi menambah modal baru (top up) ke aset kripto, melainkan hanya memutar keuntungan yang sudah ada. Jika para “paus” pasar saja mulai mengerem dan main aman, ini adalah sinyal merah bagi investor ritel bermodal cekak.

Pergeseran Gaya Hidup: Dari Barang Mewah ke ‘Experience’ dan Kebutuhan Validasi

Lantas, ke mana uang Gen Z mengalir jika bukan ke Saham atau Kripto? Jawabannya: Gaya Hidup dan Validasi.

Terjadi pergeseran dari pembelian barang mewah ke Experience Economy. Orang kaya baru kini lebih suka menghabiskan uang untuk pengalaman: nonton konser di luar negeri, memadati stadion bola, atau traveling. Namun, pengalaman ini tidak “sah” jika tidak dipamerkan.

“Di sinilah paradoksnya. Orang mulai takut spekulasi di aset keuangan, tapi mereka ‘bakar uang’ demi konten medsos. Mereka butuh validasi. Mereka butuh angka followers dan engagement untuk membuktikan status sosial mereka,” ungkap Mas Tama (@tamapreneur) pengamat industri digital dari ProviderSMM.id.

Bisnis Digital ‘Receh’ yang Tahan Banting

Kebutuhan akan validasi inilah yang menciptakan peluang usaha digital yang sangat masif di sektor infrastruktur media sosial.

Berbeda dengan Koin Micin yang butuh analisa mendalam (dan hoki), bisnis penyediaan layanan interaksi medsos (SMM Panel) bergerak di sektor riil dengan permintaan yang selalu ada. Selama orang masih butuh pamer di Instagram atau TikTok, bisnis ini akan terus mencetak laba. 

Model bisnis ini sejatinya sederhana: menjadi jembatan penghubung (middleman) antara sistem pusat dengan jutaan pengguna media sosial. Menariknya, industri ini seringkali menjadi “kambing hitam” dalam berbagai konten edukasi yang menyuarakan narasi bahwa layanan interaksi dapat merusak algoritma.

Padahal, stigma skeptis tersebut seringkali lahir dari generalisasi sempit akibat pengalaman menggunakan layanan berkualitas rendah atau ketidakpahaman teknis dalam memilih spesifikasi yang tepat. Fakta di lapangan justru berbicara sebaliknya. Data historis dari para pemain kunci yang telah menekuni industri ini sejak 2015 mencatat bahwa grafik permintaan pasar terus bergerak eksponensial. Hal ini membuktikan bahwa selama strategi pemilihannya benar, layanan ini adalah akselerator bisnis yang valid, bukan racun.

Namun, di sinilah letak tantangannya. Pelaku usaha diingatkan untuk tidak terjebak pada “janji manis” infrastruktur murah yang sering mengalami gangguan (downtime). Agar bisnis ini bisa menjadi cash cow yang stabil menggantikan ketidakpastian trading, sangat disarankan menggunakan jalur dari smm panel terpercaya seperti ProviderSMM.id yang memiliki stabilitas server mumpuni. Kunci kemenangan di bisnis ini adalah volume transaksi dan kecepatan eksekusi, bukan sekadar spekulasi harga.

Di saat para “Raja Kripto” mulai main aman dengan memarkir dana di instrumen konservatif, menjadi bandar layanan digital bagi jutaan orang yang haus validasi mungkin adalah keputusan investasi paling rasional di tahun ini.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

Global Millennial MUN 2026 Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Hub Diplomasi Pemuda Dunia

06 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Menguat Tajam di Tengah Memanasnya Ketegangan Global

06 January 2026
Ekonomi & Bisnis

LRT Sumsel Layani 321.105 Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 4 Persen

06 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Mentan Amran Dorong Hilirisasi Perkebunan, PTPN Group Siap Perkuat Swasembada Gula Nasional di Jawa Timur

06 January 2026
Ekonomi & Bisnis

KAI Divre IV Tanjungkarang Apresiasi Sinergi Stakeholder dan Petugas dalam Penutupan Posko Angkutan Nataru 2025/2026

06 January 2026
Ekonomi & Bisnis

KAI Divre IV Tanjungkarang Tutup Posko Angkutan Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Meningkat 15 Persen

06 January 2026

BERITATERPOPULER

  • TKKT V Kota Cirebon Diundur, Karang Taruna Jabar Imbau Jaga Soliditas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Energi Muda: Menggagas Aliansi KNPI – Karang Taruna Demi Masa Depan Kota Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantap, Kota Cirebon Borong Penghargaan di Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi dan Gapura Sri Baduga 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Terima 17 E-Sertifikat Tanah dari BPN Kabupaten Madiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Jeruk Dalam Perayaan Imlek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • TKKT V Kota Cirebon Diundur, Karang Taruna Jabar Imbau Jaga Soliditas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Energi Muda: Menggagas Aliansi KNPI – Karang Taruna Demi Masa Depan Kota Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantap, Kota Cirebon Borong Penghargaan di Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi dan Gapura Sri Baduga 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Terima 17 E-Sertifikat Tanah dari BPN Kabupaten Madiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Jeruk Dalam Perayaan Imlek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Global Millennial MUN 2026 Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Hub Diplomasi Pemuda Dunia

06 January 2026

Harga Emas Menguat Tajam di Tengah Memanasnya Ketegangan Global

06 January 2026

LRT Sumsel Layani 321.105 Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 4 Persen

06 January 2026

Mentan Amran Dorong Hilirisasi Perkebunan, PTPN Group Siap Perkuat Swasembada Gula Nasional di Jawa Timur

06 January 2026

KAI Divre IV Tanjungkarang Apresiasi Sinergi Stakeholder dan Petugas dalam Penutupan Posko Angkutan Nataru 2025/2026

06 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist