CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon periode 2025–2029 untuk membawa prestasi atlet daerah naik ke level lebih tinggi, baik di Jawa Barat maupun nasional.
Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Cirebon dengan agenda tunggal pemilihan Ketua Umum, yang berlangsung di Off Room Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (16/9/2025).
“Kami berharap ketua KONI yang terpilih dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendorong peningkatan prestasi atlet. Target realistis kita adalah masuk 15 besar Jawa Barat,” ujar Imron.
Saat ini, Kabupaten Cirebon masih berada di peringkat 22 tingkat Jawa Barat. Menurut Imron, capaian tersebut harus ditingkatkan dengan pembinaan yang lebih terarah. Ia menekankan tiga faktor kunci keberhasilan atlet, yakni dukungan keluarga, peran pelatih, serta pembinaan organisasi olahraga di bawah naungan KONI.
“KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga di Kabupaten Cirebon, agar prestasi bisa terukur dan jelas posisi kita di Jawa Barat maupun nasional,” tambahnya.
Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Arief Prayitno, yang turut hadir dalam Musorkablub, mengapresiasi kompaknya pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Cirebon serta dukungan penuh dari Pemkab Cirebon.
“Ini indikasi positif bahwa olahraga di Kabupaten Cirebon tidak jalan di tempat. Insyaallah akan meningkat. Kami berharap ketua baru mampu menghadirkan terobosan signifikan,” ucap Arief.
Musorkablub akhirnya menetapkan Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, S.IP., atau yang akrab disapa Jigus, sebagai Ketua KONI Kabupaten Cirebon terpilih periode 2025–2029.
Dalam sambutannya, Jigus menyatakan siap mengemban amanah dengan menggandeng pengurus cabor, pengurus KONI, serta masyarakat luas untuk mengangkat peringkat Kabupaten Cirebon.
“Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis bisa menambah raihan medali dan memperbaiki peringkat dari posisi 22 menuju belasan besar,” ungkapnya.
Terkait dinamika organisasi, termasuk keberatan salah satu pihak yang berencana menempuh jalur hukum, Jigus menilai hal itu sebagai hal wajar dalam berorganisasi. Ia menegaskan kepengurusan baru akan tetap fokus pada pembinaan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang.
“Saat ini kita memiliki 47 cabor. Ke depan akan disusun skala prioritas agar bisa lebih kompetitif dengan daerah lain. Hingga kini belum ada penambahan cabor baru,” tegasnya. *(APIP/CIBA)


