CIREBON, (cirebonbagus.id).- Akibat hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon menyebabkan banjir. Salah satu daerah yang terkena banjir di antaranya wilayah Desa Suranenggala Kidul Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon.
Banjir di Desa Suranenggal Kidul menyebabkan seorang pelajar yang bernama Saepul (14 tahun) warga RT 04 RW 04 Desa Suranenggala Kidul Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon hanyut terbawa arus, Selasa (19/1/2020).
Berdasarkan informasi yang didapat dari Kapolsek Kapetakan Ajun Komisaris Didi Setiyadi, kronologi yang menghanyutkan Saepul tersebut karena terbawa arus sungai. 
“Korban Saeful bersama rekan-rekannya renang, mengikuti aliran sungai Karangsambung, kemudian korban dan para saksi sampai berhenti di jembatan Karangsambung Desa Karangreja. Sesampainya di jembatan gantung perbatasan Desa Suranenggala Kidul dengan Desa Suranenggala, Saepul teriak minta tolong kepada Dede rekan korban. Selanjutnya Dede mencoba menolong korban. Namun karena korban terbawa arus sungai yang sangat deras sehingga tidak tertolong,” ungkap Didi Setiyadi.
Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota Ajun Komisaris Besar Imron Ermawan melalui Kasubag Humas Iptu Ngatidja membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, ada dugaan telah hanyut terbawa arus pada saat berenang di Sungai Winong/ Karangsambung seorang anak laki-laki. Pada saat ini masih dilakukan pencarian dengan mendatangkan Tim SAR Dit Polairud Polda Jabar dengan 25 personel (Tim SAR ) dan 2 personil Sat Polairud Polres Cirebon Kota yang dipimpin oleh Komisaris Munawan dan Iptu Yoyo,” tutur Iptu Ngatidja.
Selain itu, untuk mendukung pencarian korban, pihaknya menyiapkan peralatan di antaranya 2 unit Raber Boat yang berfungsi untuk menyisir pinggiran sungai.
“Untuk Tim selam sendiri tidak diturunkan dikarenakan arus sungai deras. Sampai saat ini korban belum bisa ditemukan. Namun pencarian masih terus dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat, pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Di antaranya Basarnas, Polsek Kapetakan, Koramil Kapetakan, Relawan SAR yang terdiri dari Gurila SAR 4 Pers, IEA (Indonesia Escotinv Ambilance) 4 Pers, MTA (Madrasah Aliyah) SAR 6 Pers serta nelayan Desa Karangreja dan Suranenggala Kulon. (Robi/CIBA)


