Wednesday, 21 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Ekowisata Mangrove Segera Dibangun di Pantai Kota Cirebon

26 July 2019
Reading Time: 2 mins read
Wakil Walikota, Hj. Eti Herawati sedang menanam mangrove di sebelah selatan Pelabuhan Perikanan, Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (26/7).

Wakil Walikota, Hj. Eti Herawati sedang menanam mangrove di sebelah selatan Pelabuhan Perikanan, Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (26/7).

CIREBONBAGUS- Ekowisata mangrove segera dibuat di Kota Cirebon. Masyarakat diharapkan ikut serta menjaga ekosistem mangrove yang sudah ada di sepanjang pantai Kota Cirebon.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai melakukan Penanaman Bibit Mangrove Dalam Rangka Memperingati Hari Mengrove Sedunia, Jumat, 26 Juli 2019 di sebelah selatan Pelabuhan Perikanan, Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

ADVERTISEMENT

“Kita saat ini baru memiliki sekitar 9 hektar lahan yang tertanam mangrove,” ungkap Eti. Kondisi mangrove di lahan seluas 9 hektar tersebut saat ini dalam kondisi yang bagus. Jumlah tersebut menurut Eti, masih kurang. Karena Kota Cirebon memiliki panjang pantai hingga 7 km.

BACAJUGA

Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

Eti berkeinginan sepanjang pantai Kota Cirebon dipenuhi dengan tanaman mangrove. “Karena selain bermanfaat untuk ekosistem, tanaman mangrove juga bisa dikembangkan untuk pemanfaatan lainnya,” ungkap Eti. Karena itu, Eti menyambut baik keinginan dari Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan untuk membuat kawasan Ekowisata di areal Kejawanan. Pemda Kota Cirebon menurut Eti akan berupaya untuk membantu, khususnya dari segi aturannya. “Kalau memang dibutuhkan Detail Engineering Design (DED), kita juga akan bantu,” ungkap Eti.

Dengan adanya ekowisata mangrove nanti, Eti berharap bisa menarik kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon. Namun Eti juga berpesan, agar masyarakat, khususnya yang ada di sepanjang pesisir Kota Cirebon, untuk bisa bersama-sama menjaga keberadaan hutan mangrove. “Mari kita jaga bersama-sama untuk kelangsungan hidup kita semua,” ungkap Eti.

ADVERTISEMENT

Sementara itu Kepala PPN Kejawanan, Imas Masriah, S.Pi., mengungkapkan jika mereka memiliki sejumlah area. Ada area existing yang luasnya 19 hektar, area pengembangan bagian barat yang luasnya 30 hektar dan area pengembangan di bagian timur yang luasnya mencapai 25 hektar. “Nah untuk untuk area existing dimana mangrove ditanam saat ini berdasarkan masterplan 2009 menjadi kawasan pengembangan kolam pelabuhan kedua,” ungkap Imas.

Namun seiring dengan berkembangnya waktu dan kepedulian terhadap lingkungan serta menumbuhkan ekonomi masyarakat, mereka akan mereview masterplan tersebut dan akan membuatnya menjadi kawasan ekowisata di Kota Cirebon. “Karena kita disini sebenarnya sudah memiliki potensi wisata,” ungkap Imas.

ADVERTISEMENT

Sekalipun potensinya terkait dengan mitos, namun cukup banyak warga yang datang ke pantai Kejawanan, khususnya di hari-hari libur. “Selama 5 hari libur lebaran, ada 37 ribu pengunjung, 6 ribu motor dan 2 ribu mobil yang berkunjung kesini,” ungkap Imas. Potensi ini yang akan dimanfaatkan untuk bisa menarik lebih banyak lagi kunjungan wisata ke Kejawanan dengan keberadaan ekowisata mangrove.

Setelah DED jadi, ekowisata mangrove segera dibangun di lokasi tersebut. Ditargetkan DED tersebut sudah selesai pada 2020 sehingga pembangunan ekowisata bisa segera dimulai. “Kawasan ekowisata ditargetkan selesai 5 tahun,” ungkap Imas. Pembangunan itu pun dilakukan tanpa merusak lingkungan yang sudah ada saat ini. (CB02)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Material Pelapis Top Table Berkualitas Jepang untuk Kebutuhan Interior Modern

21 January 2026
Berita Utama

Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan PALMSTOCK

20 January 2026

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kabupaten Cirebon Klarifikasi Dugaan KKN BKK TIK Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outlook EV 2026, Transformasi Indonesia Jadi Produsen Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Literasi, GENPRO dan KBBI Gelar Diskusi “Dari Buku ke Layar Digital” di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kabupaten Cirebon Klarifikasi Dugaan KKN BKK TIK Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outlook EV 2026, Transformasi Indonesia Jadi Produsen Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Literasi, GENPRO dan KBBI Gelar Diskusi “Dari Buku ke Layar Digital” di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Bank Raya Dorong Adopsi Uang Saku di Aplikasi Raya, Wujudkan Resolusi Tahun Baru Masyarakat untuk Kelola Keuangan Sejak Dini

21 January 2026

Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

21 January 2026

Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

21 January 2026

Material Pelapis Top Table Berkualitas Jepang untuk Kebutuhan Interior Modern

21 January 2026

Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

21 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist