CIREBON, (cirebonbagus.id).- Jajaran Polresta Cirebon membagikan ribuan masker serentak di wilayah Hukum Polresta Cirebon dalam rangka Ops Lodaya 2020.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes M Syahduddi di dampingi Kasatlantas Ajun Komisaris Ahmat Troy Aprio beserta Jajaran Polresta Cirebon.
Kapolresta Cirebon Kombes M Syahduddi melalui Kasatlantas Polresta Cirebon, Ajun Komisaris Ahmat Troy Aprio mengatakan, pada hari ini kita bagikan sebanyak 13 ribu masker gratis kepada pengendara kendaraan roda empat, roda dua serta kepada para penumpang.
Pembagian masker gratis ini dilakukan secara serentak diwilayah hukum Polresta Cirebon bantuan dari Pemprov Jawa Barat dalam rangka Ops Lodaya 2020
“Kami melaksanakan kegiatan dalam rangka salah satu operasi Lodaya 2020 dengan membagikan masker kepada para pengguna kendaraan, dan para penumpangnya, baik yang dijalan maupun diterminal kemudian juga kita bagikan tempat-tempat pelayanan,” ujarnya, Sabtu (25/7/2020).
“Dan mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam berkendaraan untuk mencegah penyebaran dan tertularnya Covid- 19,” imbuhnya.
Di akuinya, Masih banyak masyarakat yang belum menggunakan masker, di adaptasi kebisaan baru (AKB), mereka para pengguna kendaraan menganggap situasi sama seperti dulu, sebelum adanya Pandemi.
“Memang dalam pelaksanaan kegiatan tersebut masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker, dan menyediakan handsanitizer ,” terangnya.
“Mereka menganggap situasi masih sama sebelum adanya Pandemi dan merasa sudah bebas dari Corona ,” kata Ahmat.
Ia berharap , kepada masyarakat agar menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya kepedulian kesehatan terhadap dirinya serta kepada orang lain.
“Saya harap masyarakat meningkatkan kesadaran kepedulian kesehatan untuk dirinya dan orang lain, saling menjaga kesehatan,” tuturnya.
“Mudah-mudahan Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB diwilayah hukum Polresta Cirebon masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan dan mematuhinya dalam berkendara,” pungkasnya. (Effendi/CIBA)





