INDRAMAYU – PT Jasa Raharja Cabang Indramayu bersama Tim Pembina Samsat Indramayu I menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di SMA Negeri 1 Losarang, Jumat (29/8). Kegiatan ini menghadirkan tenaga medis profesional dari RS Bhayangkara Indramayu sebagai instruktur utama. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pelajar terhadap kondisi darurat.
Kepala SMA Negeri 1 Losarang, Ade Sumantri, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini. Ia menilai, pelatihan PPGD merupakan keterampilan penting yang wajib dimiliki siswa.
“Harapan kami, para siswa bisa memahami dan mempraktikkan pertolongan pertama dengan benar, sehingga dapat menolong orang lain dalam situasi darurat,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup penanganan luka, pendarahan, patah tulang, henti napas, hingga simulasi resusitasi jantung paru (CPR). Tenaga medis RS Bhayangkara menegaskan bahwa keterampilan PPGD tidak hanya bermanfaat di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Cabang Jasa Raharja Indramayu, Afriyanti, menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata kepedulian pada generasi muda.
“Kami ingin membangun karakter pelajar yang tidak hanya peduli keselamatan di jalan, tetapi juga siap menjadi penolong ketika menghadapi keadaan darurat,” jelasnya.
Kegiatan PPGD di SMA Negeri 1 Losarang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membentuk pelajar yang sigap, peduli, dan berjiwa sosial tinggi. Dengan keterampilan dasar pertolongan pertama, siswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungannya.**
Artikel ini tayang juga di ArahPantura.id




