CIREBON.- Anugerah Tuhan ketika kita dapat memasuki tahun 2026, karena tidak mudah melewati tahun 2025.
Banyak suka duka dan ujian hidup yang kita jalani dengan berbagai cerita serta bencana.
Tahun 2026 adalah Tahun Kuda Api yang juga tidak kalah berat dari tahun sebelumnya.
“Banyak yang meramalkan Kuda melambangkan kekuatan, kecepatan, kelincahan dan api melambangkan semangat yang selalu menyala,” ungkap Budayawan Tionghoa Cirebon, Jeremy Huang Wijaya.
Jeremy menambahkan banyak yang mengharapkan perbaikan etos kerja di 2026.
Tetapi tanpa pertolongan dan pimpinan Tuhan tidak dapat hasil yang maksimal. Karena hanya Tuhan yang dapat mengubah kondisi kehidupan.
Menjalani kehidupan di tahun 2026 banyak tantangan kehidupan yang harus kita jalani.
Ekonomi Dunia juga tambah berat resesinya. Harga emas melambung.
“Ada 9 ancaman Bencana yang akan terjadi di 2026 dan hal ini selalu terjadi setiap tahun yaitu banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung,” kata Jeremy mengingatkan.
Karena cuaca ekstrem yaitu Januari Sampai awal Maret 2026 kemudian akan terjadi di bulan November sampai Desember 2026.
Curah hujan yang tinggi dan hutan yang gundul.
Selain itu kebakaran hutan dan lahan karena kemarau perkiraan terjadi di bulan Juni Sampai September, kekeringan karena kemarau, terjadi Mei sampai Oktober.
Gelombang pasang dan abrasi biasanya terjadi di bulan Januari sampai Maret kemudian terjadi lagi di November sampai Desember.
Gempa bumi dan letusan gunung berapi karena kita tinggal di cincin berapi banyak lempeng dan patahan
2026 berada dibawah bayang bayang megathrust yang berulang kali diingatkan oleh BMKG dan BRIN.
“Kita berada dibawah bayang bayang megathrust tetapi tidak ada yang tahu secara pasti kapan terjadinya.
Oleh sebab itu sesuai pepatah,” ucap Jeremy.
Jeremy menambahkan wèiyǔchóumóu, yìwèizhe zài zāinàn hé bùxìng shìjiàn fāshēng zhīqián zuò hǎo zhǔnbèi.
Artinya sedialah payung sebelum hujan artinya siapkan diri sebelum bencana dan peristiwa musibah datang.
Berharap warga bersatu karena hanya dengan bersatu dapat menyelesaikan semua masalah, meringankan beban hidup, harus ada kepedulian dan saling menolong di 2026. (Arif/CIBA)




