Tuesday, 24 February 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Mengapa Tahun 2025 Banyak Terjadi Bencana, Begini Penjelasan Jeremy Huang Wijaya Berdasarkan Fengshui Tionghoa

03 March 2025
Reading Time: 1 min read

BACAJUGA

Ekonomi Kacau, Jeremy: Harus Tetap Optimis dan Pasti Ada Jalan Keluar

Ayo Ini Cara Cerdas Membaca Peluang Bisnis Berdasarkan Filsafat Tionghoa, Menghidupkan Unsur Kayu di Tahun Ular Kayu

Anda Perlu Tahu! Air Dalam Falsafah Tiongkok

KOTA CIREBON.- Warga Tionghoa meyakini ada 5 elemen dalam kehidupan yaitu air, tanah, kayu, logam dan Api
Sejak Januari sampai Maret 2025 terjadi banyak bencana, disebabkan oleh air.
Terakhir Tebing di kawasan wisata Situ Rawa Gede, Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat, longsor. Tebing tersebut lonsor lantaran hujan deras yang mengguyur Bogor kemarin.
Wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon pun tidak lepas dari bencana kebanjiran.
“Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyebabkan Sungai Ciliwung meluap dan mengakibatkan jembatan di Desa Jogjogan putus,” ungkap Sejarawan Tionghoa, Jeremy Huang Wijaya Senin 3 Maret 2025.
Jeremy Huang menambahkan sejak semula pihaknya sudah menduga akan banyak terjadi bencana pada tahun 2025 ini terutama kaitannya dengan air.
“Umumnya tahun 2025 akan terjadi Bencana diakibatkan oleh air. Mulai dari banjir, longsor, gelombang badai dan mungkin tsunami,” kata Jeramy.
Berdasarkan perhitungan fengshui berbagai bencana tersebut berhubungan dengan tahun ular kayu.
Kenapa banyak terjadi bencana oleh air? Karena tidak ada kayu yang menahan air, tidak ada kayu yang menghambat pergerakan air.
Kayu disini berbicara tentang tanaman. Bagi masyarakat Tionghoa kayu, tanah dan air saling menopang, serta menghidupkan.
“Kayu yaitu pohon hidup oleh air. Pergerakan air akan terhambat oleh kayu yaitu tanaman jika tidak ada kayu maka air akan merusak tanah yang mengakibatkan banyak bencana seperti yang terjadi saat ini,” tandas Jeremy.
Kekuatan tanah ada pada kayu, dan kayu tidak dapat hidup tanpa tanah dan air.
Mungkin bulan Juni sampai September akan terjadi kemarau, musim kering akan banyak gagal panen. (Arif/CIBA)

Tags: AirFengshuiJeremy Huang WijayakayutanahTionghoa
ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Berita Utama

Ekonomi Kacau, Jeremy: Harus Tetap Optimis dan Pasti Ada Jalan Keluar

08 April 2025
Berita Utama

Ayo Ini Cara Cerdas Membaca Peluang Bisnis Berdasarkan Filsafat Tionghoa, Menghidupkan Unsur Kayu di Tahun Ular Kayu

28 March 2025
Berita Utama

Anda Perlu Tahu! Air Dalam Falsafah Tiongkok

28 February 2025
ist
Berita Utama

Perlu Anda Tahu! Tercatat pada Nanshi Dinasti Song: Konon Sumatera dan Jawa Dulu Menyatu Terpecah Akibat Meletusnya Gunung Krakatau Tahun 535 M

25 February 2025
ist
Berita Utama

Ayo Mengenal Filsafat Tionghoa, Yin dan Yang dalam Kosmik Mitologi Kehidupan

31 January 2025

BERITATERPOPULER

  • Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mana Penulisan yang Benar Menurut KBBI, Ramadan atau Ramadhan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Ciko Berhasil Tangkap Dua Pelaku Judi “Gedrogan” di Pilangsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Edo-Farida,Setara Berkelanjutan Fondasi Kuat Transformasi di Tengah Tantangan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Tradisi, Keraton Kasepuhan Cirebon Laksanakan Drugdag Sambut Bulan Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mana Penulisan yang Benar Menurut KBBI, Ramadan atau Ramadhan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Ciko Berhasil Tangkap Dua Pelaku Judi “Gedrogan” di Pilangsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Edo-Farida,Setara Berkelanjutan Fondasi Kuat Transformasi di Tengah Tantangan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Tradisi, Keraton Kasepuhan Cirebon Laksanakan Drugdag Sambut Bulan Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Pentingnya Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Tenaga Kerja Proyek

24 February 2026

Gym Eksklusif di Alam Sutera Ini Beri Garansi Uang Kembali Jika Anda Capai Target.

24 February 2026

Lupakan Keringat Manja! Believe Fitness Alam Sutera Rilis Kelas Hyrox Paling Brutal & Hype Buat Gen Z

24 February 2026

Bittime Tanggapi Gejolak Bearish pada Pasar Aset Kripto dan Dampaknya Terhadap Investor

24 February 2026

Tren Snack Box Custom Meningkat, Lokasoka Hadirkan Ide Snack Box Praktis hingga Premium untuk Berbagai Kebutuhan

24 February 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist