Monday, 23 February 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Nikah Usia Dini dan Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Melonjaknya Angka Perceraian

19 December 2020
Reading Time: 2 mins read

CIREBON, (cirebonbagus.id).- Meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan/ kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan angka perceraian di Kabupaten Cirebon dipicu akibat perkawinan di usia dini serta faktor ekonomi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Cirebon, Iyan Ediana mengatakan, Undang-Undang Perkawinan menurut Pengadilan Agama laki-laki dan perempuan ada pada usia 19 tahun, namun menurut versi BKKN perkawinan yang ideal untuk perempuan usia 21 tahun sedangkan laki-laki 25 tahun.

ADVERTISEMENT

“Karena BKKN melihat dari sisi kesehatan untuk calon ibu di usia tersebut, dan psikologi mentalnya, juga faktor ekonomi,” tutur Iyan Jumat (18/12/2020).

BACAJUGA

KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

MLV Teknologi Bangun Command Center Canggih untuk Kementerian Koperasi dan UKM RI

KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Pertumbuhan Angkutan dan Perluas Manfaat Sosial di 2025

Iyan menyebutkan, rujukan tingkat perceraian di Kabupaten Cirebon sampai bulan Oktober kemarin, yang kebetulan pihaknya juga bekerja sama dengan pengadilan agama, perceraian di Kabupaten Cirebon sudah menembus di angka 6.800 pasangan.

“Di mana Kabupaten Cirebon menduduki posisi ke tiga setelah Bandung, Indramayu baru Cirebon dan mungkin sekarang sudah lebih angkanya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dan 70 persen, kata dia, perceraian diajukan oleh pihak perempuan dengan bermacam-macam faktor, baik KDRT, faktor ekonomi dan sebagainya. Tentunya ini menjadi PR, kerja sama bersama semua pihak.

“Misalnya mental spiritual dari departemen agama, pendidikan ada pada dinas pendidikan, dan dari sisi kesehatan ada pada dinas kesehatan,” ungkap Iyan.

ADVERTISEMENT

“Tapi yang paling nyata adanya KDRT disebabkan perkawinan usia dini di mana di Kabupaten Cirebon sangat tinggi mungkin karena hamil duluan atau sisi budaya, misalnya orang tua yang sudah tidak mampu membiayai maka anak di nikahkan,” ujarnya.

Iyan mengatakan, perceraian ada pada usia 23 tahun ke bawah, Itu juga menjadi PR, dan dinas ini DP2KBP3A ada dua kelembagaan yakni BKKN dan Pemberdayaan erempuan.

Mereka sama-sama konsen mencegah perkawinan di usia dini. Dan menjadi fokus salah satu dampaknya untuk mencegah bagaimana ke depannya terkait KDRT dan sebagainya. Selain itu juga untuk memperhatikan kesehatan ibu dan anak.

“Dan dinas kami ada tiga fungsi kalau terjadi adanya KDRT. Pertama, kita akan menyiapkan sarana untuk visum di mana kita sudah bekerja sama dengan dua rumah sakit, kedua, pasca ketika terjadi KDRT seyogyanya bisa menyediakan rumah aman atau rumah singgah untuk membantu korban KDRT,” ujarnya.

“Dan yang ketiga unsur psikolog yaitu pengembalian mental korban karena trauma, juga pendampingan hukum, yang memang rata-rata masyarakat langsung laporan ke Kanit PPA,” jelasnya.

Iyan menambahkan, di Kabupaten Cirebon memang sudah banyak lembaga-lembaga yang membantu untuk menampung akibat KDRT juga kekerasan terhadap anak. Dan keberadaan mereka sangat membantu, kami mencatat ada sekira 13 lembaga yang membantu kaitan untuk perempuan dan anak .

“Dalam pertemuan nonformal tiga bulan sekali kami sering mengadakan pertemuan membahas hal-hal yang terjadi di masyarakat. Seperti terjadi KDRT atau kekerasan terhadap anak,” tutur Iyan.

“Kaitan dengan perhitungan kekerasan perempuan dan anak , kedua juga menjalin kerjasama dengan LSM pemerhati perempuan dan anak dan ketiga kalau untuk menekan yang mungkin ada pada kami bagaimana sosialisasi informasi itu bisa sampai ke masyarakat,” Pungkasnya. (Effendi/CIBA)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

22 February 2026
Ekonomi & Bisnis

MLV Teknologi Bangun Command Center Canggih untuk Kementerian Koperasi dan UKM RI

22 February 2026
Ekonomi & Bisnis

KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Pertumbuhan Angkutan dan Perluas Manfaat Sosial di 2025

22 February 2026
Berita Utama

BPJS Ketenagakerjaan Cirebon Serahkan Santunan JKK Meninggal Rp235 Juta

22 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Bank Raya Sponsori Sundown Markette Festival di GBK, Geliatkan Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan

22 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

22 February 2026

BERITATERPOPULER

  • Liburan Seru Bareng bank bjb! Yuk Intip Promo #bjbIstimewa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mana Penulisan yang Benar Menurut KBBI, Ramadan atau Ramadhan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karakteristik Shio di Tahun 2022 Shio Macan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolaborasi Cegah Kecelakaan, Karang Taruna Kesenden Sosialisasi Kesadaran Berlalu Lintas di Perlintasan Kerucuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Liburan Seru Bareng bank bjb! Yuk Intip Promo #bjbIstimewa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mana Penulisan yang Benar Menurut KBBI, Ramadan atau Ramadhan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karakteristik Shio di Tahun 2022 Shio Macan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolaborasi Cegah Kecelakaan, Karang Taruna Kesenden Sosialisasi Kesadaran Berlalu Lintas di Perlintasan Kerucuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum Imlek 2026, Okupansi KA Rajabasa dan Kualastabas Melonjak Signifikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

22 February 2026

MLV Teknologi Bangun Command Center Canggih untuk Kementerian Koperasi dan UKM RI

22 February 2026

KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Pertumbuhan Angkutan dan Perluas Manfaat Sosial di 2025

22 February 2026

BPJS Ketenagakerjaan Cirebon Serahkan Santunan JKK Meninggal Rp235 Juta

22 February 2026

Bank Raya Sponsori Sundown Markette Festival di GBK, Geliatkan Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan

22 February 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist