Monday, 2 February 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Pembangunan Infrastruktur di Jabar Tetap Berjalan Melalui Kolaborasi

19 November 2021
Reading Time: 2 mins read

BANDUNG, (cirebonbagus.id).- Sejumlah pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di Jawa Barat (Jabar) masih berjalan meski dalam situasi pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Jabar Bambang Tirtoyuliono mengatakan, pembangunan sejumlah infrastruktur di Jabar dapat dilanjutkan dengan kerja sama pentaheliks dan penentuan skala prioritas pembangunan.

ADVERTISEMENT

“Pembangunan sekarang tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, baik pusat, provinsi atau kabupaten dan kota, namun juga berkolaborasi. Misalnya dengan pengusaha dan juga media untuk informasi dan pengawasan,” kata Bambang saat menjadi pembicara JAPRI (Jabar Punya Informasi) bertajuk “Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Menuju Jabar Juara” pada Rabu (17/11/2021).

BACAJUGA

Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Bambang mencontohkan, pembangunan jalan sepanjang 10,6 kilometer di Kabupaten Sukabumi masih tetap berjalan berkat kerja sama dengan PT Semen Jawa. Pemda Provinsi Jabar melalui DBMTR menyiapkan desain jalan, sementara pembangunannya dibantu oleh dunia usaha.

Kemudian pembangunan jalan sepanjang 1,8 KM di Kabupaten Subang yang bekerja sama dengan pengusaha air minum mineral. Lalu rencana pembangunan jalan tambang di Bogor yang memerlukan dana hingga Rp1 triliun, diperlukan inovasi dan kolaborasi dengan pihak swasta.

ADVERTISEMENT

Bambang menyebutkan, di wilayah Jabar, terdapat 1.800 kilometer jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, sementara kewenangan Provinsi Jabar sepanjang 2.360 kilometer. Kewenangan kabupaten dan kota mencapai panjang 46.000 kilometer. Provinsi juga memiliki kewenangan untuk memelihara 1.226 jembatan.

“Jalan mantap di Jabar mencapai 1.800 kilometer,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Untuk memperbaiki jalan yang belum mantap, akan tetap dilaksanakan sesuai skala prioritas. Yakni dilihat dari umur, kondisi jalan terkini, dan kepadatan arus lalu lintas. Hal lain yang juga menjadi pertimbangan skala prioritas adalah adanya keterkaitan dengan kemudahan akses perekonomian dan pengentasan kantong kemiskinan.

Selain jalan dan jembatan, DBMTR Jabar juga melaksanakan pembangunan jasa konstruksi, di antaranya membangun Masjid Al-Jabbar di Gedebage, Kota Bandung. Saat ini, menurut Bambang, progres pembangunan masjid telah mencapai 56 persen.

Masjid ditargetkan dapat selesai tahun 2022. Dengan sisa waktu sekitar satu tahun lagi, maka diperlukan inovasi dan kolaborasi untuk menyelesaikannya dengan pihak lain, tanpa selalu berharap pada anggaran pemerintah.

“Inovasi dan kolaborasi anggaran pusat, provinsi dan Kota Bandung diperlukan, demikian pula dengan pihak ketiga atau swasta,” katanya.

Pembangunan KA Cepat Bandung-Jakarta juga ditargetkan selesai tahun 2022. Kolaborasi dan inovasi berbagai pihak diperlukan agar pembangunan KA cepat dapat selesai tepat waktu, khususnya membangun titik stasiun di wilayah Jabar.

*Review Aturan RT/RW*

Bambang mengatakan, investasi Jabar selalu menjadi yang tertinggi secara nasional. Di sisi lain, untuk mendukung investasi, maka diperlukan keberadaan infrastruktur yang mantap.

Pembangunan kawasan oleh investor juga tidak boleh mengganggu lingkungan atau bahkan merusak kawasan. Sehingga, saat ini, DBMTR Jabar sedang melakukan kajian ulang terkait aturan RT/RW yang berlaku di Jabar.

“Investasi jangan berdampak negatif bagi kawasan sehingga perlu review pola dan struktur RT/RW,” tuturnya.

“Perubahan akan terjadi, namun jangan sampai mengubah kawasan khusus yang sudah ditetapkan. Misalnya dilarang untuk menggunakan lahan produktif pertanian sebagai kawasan industri,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata Bambang, perlu adanya Forum Penataan Ruang Daerah yang di dalamnya beranggotakan multi-stakeholder di Jabar. (Arif/CIBA)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Berita Utama

Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

02 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

02 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

01 February 2026
Ekonomi & Bisnis

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

01 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

01 February 2026
Berita Utama

Buah-Buahan Apa Saja di Meja Sembahyang dalam Perayaan Imlek? Ini Maknanya

01 February 2026

BERITATERPOPULER

  • Pecah! Kedai Batja Cirebon Dibanjiri Tawa di Acara Open Mic Stand Up Indo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buah-Buahan Apa Saja di Meja Sembahyang dalam Perayaan Imlek? Ini Maknanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMAN 1 Sumber Gandeng Orang Tua, Bahas Pentingnya Eligible dan PDSS Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Sastra dan Teknologi: Bedah Buku “Menulis dengan Jiwa” Sukses Digelar di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Pecah! Kedai Batja Cirebon Dibanjiri Tawa di Acara Open Mic Stand Up Indo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buah-Buahan Apa Saja di Meja Sembahyang dalam Perayaan Imlek? Ini Maknanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMAN 1 Sumber Gandeng Orang Tua, Bahas Pentingnya Eligible dan PDSS Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Sastra dan Teknologi: Bedah Buku “Menulis dengan Jiwa” Sukses Digelar di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Untuk Meredam Elemen Panas, Makna Arti Lambang Ikan dalam Hiasan Imlek 2026

02 February 2026

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

02 February 2026

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

01 February 2026

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

01 February 2026

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

01 February 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist