KOTA CIREBON.- Tidak ada yang secara pasti dapat meramalkan bencana, tetapi tanda-tanda alamnya harus diantisipasi. Setiap bencana selalu mengubah peradaban baru.
Konon katanya pulau Sumatra dan Jawa menyatu sebelum Krakatau dulu namanya Rakata Meletus tahun 535 mengakibatkan terjadinya Selat Sunda.
Sejarawan Tionghoa, Jeremy Huang Wijaya mengatakan Krakatau atau nama lainnya Krakatau atau Rakata, dulu nama lainnya adalah Batu Wara adalah kepulauan Vulkanik aktif berada di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di perairan Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra
“Gunung Krakatau Purba namanya dulu adalah Rakata atau Batu Wara ternyata pernah meletus hebat tahun 535 M yang menyebabkan terbentuknya Selat Sunda, letusan ini membuat hilangnya peradaban Pasemah Lampung dan Salakanegara Banten selama sekitar 20-30 tahun,” ungkap Jeremy Huang.
Jeremy Huang menambahkan ledakan Gunung Krakatau juga menyebabkan tsunami, langit gelap, dan cuaca dingin. Pada tahun 1680, pernah terjadi letusan juga.
Peristiwa itu pun masih berlanjut terulang kembali yang menyebabkan Krakatau sirna karena letusan kataklismik pada tanggal 26-27 Agustus 1883.
Pada tahun 2019, kawasan yang sekarang merupakan cagar alam ini memiliki empat pulau kecil: Pulau Rakata, Pulau Anak Krakatau, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang (Rakata Kecil).
Berdasarkan buku “teks kuno Pustaka Raja Purwa itu menggambarkan terjadinya erupsi dahsyat gunung yang berada di Selat Sunda, antara Jawa dan Sumatra pada tahun 535” Mengakibatkan tsunami, Hujan angin, langit gelap dan cuaca dingin.
Konon katanya letusan Gunung Krakatau dulu namanya Rakata tahun 535 terekam dalam inti es baik di Greenland maupun Antartika . Kejadian tersebut diduga ada di wilayah tropis selatan dari Afrika Timur termasuk kepulauan Komoro, Andes tengah dan rantai Gunung berapi sepanjang 5000 mil atau 8046 km dari Samos hingga Sumatra. Berdasarkan Catatan Nan Shi atau Sejarah Dinasti Selatan Tiongkok China digambarkan terdengar gelegarr letusan pada Februari 535.
Tercatat letusan nya dua kali lebih keras dari Suara geledek. Mungkinkah jika Selat Sunda patah akan mengakibatkan Krakatau erupsi atukah Krakatau Erupsi dapat mengakibatkan patahan Selat Sunda seperti Erupsi nya Krakatau purba 535 M mengakibatkan terbentuk nya Selat Sunda. (Arif/CIBA)






