Thursday, 22 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Puluhan Desa Terdampak Kekeringan

27 November 2019
Reading Time: 2 mins read

 

CIREBON, (cirebonbagus.id).- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, menyebutkan,  kekeringan akibat musim kemarau panjang masih terjadi.

ADVERTISEMENT

 

BACAJUGA

Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim

Lima KA Favorit Daop 2 Bandung Catat Okupansi Tinggi Saat Long Weekend Isra’ Mi’raj 2026

Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

Bahkan kondisi di Kabupaten Cirebon pun dampak kekeringan‎ semakin meluas, meskipun saat ini sudah memasuki musim penghujan.

 

ADVERTISEMENT

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengatakan,‎ pihaknya mencatat bahwa kekeringan yang mengakibatkan air bersih berkurang berdampak pada 51 desa dari 14 kecamatan.

 

ADVERTISEMENT

“Ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan empat kali lipat lebih banyak,” kata Dadang ditemui di kantornya, Selasa (26/11/2019).

 

Dadang menyebutkan, 14 kecamatan yang terdampak bencana kekeringan tersebut di antaranya, Kecamatan Kapetakan, Gunungjati, Suranenggala, Greged, Beber, Gegesik, Kaliwedi, Slangit, Suranenggala, Talun, Ciwaringin, Mundu, dan Jamblang.

 

Dadang mengatakan, seluruh warga di wilayah yang kesuli‎tan air bersih mendapatkan pasokan air bersih lebih dari dua kali pengiriman dalam satu pekan.

 

“Paling banyak saat ini‎ di wilayah utara dan daerah atas seperti Greged dan Beber. Semuanya saat ini memang kondisinya sudah parah saat musim kemarau ini,” katanya.

 

Dadang mengatakan, penyebabnya yakni hujan yang mengguyur Kabupaten Cirebon tidak merata. Sehingga tidak belum membebaskan warga dari kekeringan. “Ini kan musim pancaroba peralihan, intesitas juga belum tinggi,” katanya.

Hujan yang beberapa kali mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Cirebon pun, kata dia, berintesitas ringan dan berlangsung kurang dari 30 menit.

 

Hasil pemetaan yang dilakukan oleh Tim Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, krisis air bersih terjadi mulai Juni dan Juli 2019, berbeda dengan tahun lalu yang terjadi antara Agustus dan September.

 

Bencana kekeringan akibat musim kemarau panjang masih terjadi di Kabupaten Cirebon, salah satunya di Blok Sampiran, Desa Sampiran, Kecamatan Talun.

 

Di Blok Sampiran‎, untuk mendapatkan air bersih warga memanfaatkan sumur pantek yang dibangun oleh pemerintah setempat, sumur tersebut berada di tengah permukiman‎ penduduk.

 

Setiap pagi warga di Desa Blok Sampiran berdatangan ke lokasi sumur pantek untuk mendapatkan air bersih, warga yang datang ke lokasi tersebut membawa sejumlah jeriken air.

 

Setibanya di lokasi sumur pantek, jeriken-jeriken tersebut pun kemudian dijajarkan tepat di depan pintu sumur yang di dalamnya juga, terdapat fasilitas mandi cuci kakus (MCK) umum‎.

 

Setelah menyimpan jeriken untuk diisi air, warga pun kemudian lokasi sumur pantek dan akan kembali pada waktu sore hari, lantaran pengisian jeriken dilakukan oleh petuga yang ditunjuk langsung oleh pemerintah desa.

 

Selain memanfaatkan fasilitas sumur pantek, warga pun memanfaatkan bantuan air bersih yang sering dipasok oleh pemerintah daerah, kepolisian, atau pun instansi  lainnya.

 

Murdiyati (59 tahun), warga Blok Sampiran, mengatakan, sumur yang berada di rumahnya sudah dalam kondisi surut, sehingga tidak mengeluarkan air dan terpaksa memanfaatkan fasilitas air dari sumur pantek atau pen‎distribusian air gratis. “Sudah lebih dari lima bulan tidak ada air, harus antri di sumur. Terus kalau bantuan bersih kan tidak tentu,” katanya.(CIBA-06)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim

22 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Lima KA Favorit Daop 2 Bandung Catat Okupansi Tinggi Saat Long Weekend Isra’ Mi’raj 2026

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

21 January 2026
Berita Utama

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Wali Kota Larang Keras Trotoar Jadi Lahan Parkir

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Ketika Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asia Tenggara

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

21 January 2026

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Slogan Cirebon Kota Udang, DKP3 Kembangkan Program Kolam Buatan Buatan bagi Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Literasi, GENPRO dan KBBI Gelar Diskusi “Dari Buku ke Layar Digital” di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Slogan Cirebon Kota Udang, DKP3 Kembangkan Program Kolam Buatan Buatan bagi Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Literasi, GENPRO dan KBBI Gelar Diskusi “Dari Buku ke Layar Digital” di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim

22 January 2026

Lima KA Favorit Daop 2 Bandung Catat Okupansi Tinggi Saat Long Weekend Isra’ Mi’raj 2026

21 January 2026

Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

21 January 2026

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Wali Kota Larang Keras Trotoar Jadi Lahan Parkir

21 January 2026

Ketika Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asia Tenggara

21 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist