GENCARNYA program vaksinasi Covid-19 dilakukan semua pihak agar muncul herd immunity (kekebalan kelompok) di kalangan masyarakat sehingga memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut.
Meski sudah banyak masyarakat yang telah divaksin Covid-19. Namun, ketaatan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan harus terus dilakukan setiap saat.
Bupati Cirebon, H.Imron, mengimbau kepada Masyarakat Kabupaten Cirebon yang sudah divaksin Covid-19 untuk tetap taat protokol kesehatan (Prokes).
Imron mengatakan, masyarakat yang diberi kesempatan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 agar tidak melewatkan kesempatan tersebut. Seluruh vaksin Covid-19 sudah dinyatakan aman dan halal.
“Jangan ragu terhadap vaksin Covid-19. Selain itu, untuk masyarakat sudah mendapatkan vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya, saat menghadiri kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/09/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Imron mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut yang turut serta dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Cirebon.
Menurut Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon optimistis pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Cirebon bisa selesai pada akhir 2021. Capaian vaksinasi untuk santri dan pengajar di Ponpes KHAS Kempek ini sudah mendekati angka 90 persen. Pihak TNI AL mengaku akan terus membantu untuk pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar/santri.
Dalam kegiatan vaksinasi hadir pula, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M bersama Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah, Pangkalan Utama TNI AL III Jakarta Brigjem TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P., Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag, Danlanal Cirebon, Letkol Laut (P) Afif Yuhardi Putera, dan pejabat lainnya. Para santri tetap melakukan prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Menurut Laksamana Yudo, target dalam pelaksanaan vaksinasi di Ponpes KHAS Kempek sebanyak 3.000 orang. Jumlah tersebut terdiri dari santri, pengurus ponpes, hingga masyarakat sekitar. Tujuan dari vaksinasi ini, kata Yudo, untuk meningkatkan herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon ini.
“Anak-anak remaja khususnya para santri dan pengajar di Kota Cirebon, diharapkan bisa divaksin semuanya, sehingga pelaksanaan pembelajaran di ponpes akan lebih aman dan tidak khawatir lagi dengan tatap muka,” katanya.
Sementara Pimpinan Ponpes KHAS Kempek, KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj mengatakan, para santri dan masyarakat melakukan usaha untuk mencegah dan menjaga kesehatan sesuai perintah agama. Usaha ini jelas sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga.
“Berusaha tetap sehat dengan berbagai cara tentu hal yang wajib kita lakukan. Alhamdulillah kita saksikan para santri dan masyarakat melakukan itu,” ungkapnya, Selasa (28/9/2021).
Ia juga mengingatkan agar para santri melakukan upaya lain seperti melaksanakan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan. Upaya tersebut diharapkan menjauhi para santri dari penyakit mematikan seperti Covid-19.
“Marilah kita saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.(Adhi/CIBA)