Saturday, 3 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Terapkan Baku Mutu Emisi Internasional, Kementrian ESDM Apresiasi PLTU Cirebon 2

26 September 2023
Reading Time: 2 mins read

CIREBON, (cirebonbagus.id).- Walaupun baru beroperasi secara resmi dalam hitungan bulan, namun standar baku emisi yang diterapkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit 2 Cirebon Power, sudah mengikuti standar internasional.

Hal tersebut terungkap dalam kunjungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), untuk mengetahui secara langsung penanganan dan pencatatan gas emisi rumah kaca, yang dihasilkan oleh pembangkit tersebut.

ADVERTISEMENT

Christine Elizabeth, Analis Kebijakan Pusdatin Kementrian ESDM mengatakan, bahwa penanganan maupun pencatatan gas emisi rumah kaca yang dihasilkan dari pembangkit ini, sudah dilakukan sangat baik. Hal itu disimpulkan berdasarkan penjelasan yang dilakukan oleh Tim Cirebon Power, maupun dari pantauan secara langsung di sejumlah fasilitas pembangkit.

BACAJUGA

KAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh Tertinggi

BINUS UNIVERSITY Raih Penghargaan “Marketeers Digital Marketing Heroes 2025” melalui Kampanye #MulaiLebihAwal

Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri

Menurut Christine, PLTU Cirebon Power unit 2 ini, sangat mengedepankan perlindungan dan kepedulian terhadap lingkungan. “PLTU Cirebon Power unit 2 ini sangat mengedepankan perlindungan terhadap lingkungan,” ujar Christine.

Christine juga mengapresiasi terkait penerapan standar operasional dan perlindungan lingkungan yang dilakukan oleh pembangkit listrik ini. Bahkan ia menyebut, PLTU Cirebon Power unit 2 ini, menerapkan standar yang cukup tinggi. “Dibanding pembangkit lainnya, standar di sini sangat tinggi. Bisa dilihat dari cara penanganannya yang sangat baik,” ujar Christine.

ADVERTISEMENT

Belasan analis dan staf Kementrian ESDM yang berkunjung juga mengapresiasi kepatuhan pelaporan emisi yang dilakukan pada Aplikasi Penghitungan dan Pelaporan Emisi Ketenagalistrikan (APPLE_GATRIK). Selain itu, pembangkit Cirebon Power ini juga diketahui melakukan pemantauan emisi menggunakan _Continuous Emission Monitoring System_ (CEMS) yang tersambung secara _real time_ ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Menurut Christine, akan diinventarisir dan dijadikan sebagai data untuk kedepannya, terkait penanganan emisi gas rumah kaca di PLTU Cirebon Power unit 2, dan akan dikompilasi dengan pembangkit lainnya.

Sementara itu, Environmental Manager Cirebon Power, Edi Wibowo menuturkan, bahwa baku mutu emisi yang diterapkan di PLTU Unit 2 Cirebon Power ini, bukan hanya mematuhi standar nasional, namun juga sesuai standar internasional.
“Walaupun baru beroperasi, namun standar baku mutunya adalah internasional,” kata Edi.

ADVERTISEMENT

Edi menegaskan, bahwa pembangkit yang berada di jalur Pantura Cirebon Jawa Barat ini, berkomitmen untuk menjaga lingkungan sekitar. Sehingga sejak awal beroperasi, pembangkit ini dilengkapi dengan sejumlah peralatan pengendali pencemaran.
“Investasi untuk menggunakan dan menerapkan teknologi mutakhir untuk menekan emisi serendah mungkin, adalah bukti komitmen kami untuk berupaya menjaga kualitas udara dan melakukan perlindungan terhadap lingkungan,” kata Edi.

Beberapa fasilitas canggih pemantauan emisi yang digunakan di pembangkit unit 2 Cirebon Power adalah Menara pendingin (cooling tower), Air Quality Monitoring System (AQMS), low NOx burner dan menerapkan teknologi flue gas desulfurization (FGD) yang digunakan untuk meminimalkan sulfur dioksida dari emisi gas buang pembangkit. Selain itu, seluruh Fly Ash Bottom Ash (FABA) serta gipsum yang dihasilkan dari aktivitas pembangkit ini dimanfaatkan sebagai bahan baku industri produsen semen. (Arif/CIBA)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

KAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh Tertinggi

03 January 2026
Ekonomi & Bisnis

BINUS UNIVERSITY Raih Penghargaan “Marketeers Digital Marketing Heroes 2025” melalui Kampanye #MulaiLebihAwal

03 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri

02 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Di Awal Tahun 2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 155 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Dirut Jasa Marga: Diskon Tarif 20% di Jalan Tol Manado-Bitung Masih Berlaku

02 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Kebiasaan Belanja yang Membuat Pengeluaran Membengkak

02 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Stasiun Bandung dan Kiaracondong Layani 163 Ribu Pelanggan Datang Selama 16 Hari Liburan Natal dan Tahun Baru, Bukti Bandung Jadi Destinasi Favorit Akhir Tahun

02 January 2026

BERITATERPOPULER

  • Rekonsiliasi Energi Muda: Menggagas Aliansi KNPI – Karang Taruna Demi Masa Depan Kota Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Bencana Sumatera, ARM HA-IPB Menembus Aceh Tamiang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantap, Kota Cirebon Borong Penghargaan di Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi dan Gapura Sri Baduga 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Terima 17 E-Sertifikat Tanah dari BPN Kabupaten Madiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Jeruk Dalam Perayaan Imlek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Rekonsiliasi Energi Muda: Menggagas Aliansi KNPI – Karang Taruna Demi Masa Depan Kota Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Bencana Sumatera, ARM HA-IPB Menembus Aceh Tamiang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantap, Kota Cirebon Borong Penghargaan di Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi dan Gapura Sri Baduga 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Terima 17 E-Sertifikat Tanah dari BPN Kabupaten Madiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Jeruk Dalam Perayaan Imlek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

KAI Daop 1 Jakarta Catat Hampir 9,9 Juta Penumpang KA Jarak Jauh Sepanjang 2025, Jatinegara Tumbuh Tertinggi

03 January 2026

BINUS UNIVERSITY Raih Penghargaan “Marketeers Digital Marketing Heroes 2025” melalui Kampanye #MulaiLebihAwal

03 January 2026

Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri

02 January 2026

Di Awal Tahun 2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 155 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Dirut Jasa Marga: Diskon Tarif 20% di Jalan Tol Manado-Bitung Masih Berlaku

02 January 2026

Kebiasaan Belanja yang Membuat Pengeluaran Membengkak

02 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist