CIREBON.- Ular piton itu berukuran cukup besar dengan panjang mencapai tiga meter tiba-tiba jaruh dari plafond rumah Suhendra Warga Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Warha dikejutkan dengan laporan keberadaan ular piton yang berada di atas meja makan rumah seorang warga.
Diketahui sedang berada di atas meja makan di dalam rumah.
Suhendra, warga RT 001 RW 006, merupakan pemilik rumah di Gebang Kulon yang kemasukan ular berukuran besar tersebut.
Informasiyang diperoleh, Kamis (22/1/2025), ular piton itu jatuh dari plafon rumah yang kemungkinan tak kuat menahan bobot dari reptil tersebut, kemudian jatuh persis di atas meja makan.
Peristiwa ini terjai pada Selasa, 20 Januari 2026 pagi. Tentu saja Suhendra dan keluarganya dibuat kaget, panik dan ketakutan.
Hewan melata sepanjang kurang lebih tiga meter tersebut, diketahui sedang berada di atas mejanya sekitar pukul 06.45 WIB.
Ular tersebut sebelumnya bersembunyi di atas plafon rumah. Namun, karena beban tubuh yang berat, tidak mampu menahan, hingga jebol dan ular itu terjatuh ke dalam rumah.
Sontak saja, keluarga Suhendra meminta tolong tetangga dan melaprkan ke Polsek Gebang.
Menerima laporan anggota Polsek dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Jaga Losari langsung menuju rumah Suhendra.
Benar saja, ular piton itu masih berada di atas meja. Kemudian anggota poisi dan damkar berupaya menangkap dan mengevakuasinya.
“Kami langsung bergegas begitu menerima laporan ada ular besar di dalam rumah,”tutur Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan.
Petugas gabungan langsung melakukan proses menangkap dan mengevakuasi. Proses evakuasi itu berlangsung dramatis, sebab ular piton itu melawan saat hendak dilumpuhkan.
“Setelah ular berhasil diamankan, tim masih melakukan penyisiran di sekitar area rumah dan plafon untuk memastikan tidak ada ular lain yang bersembunyi,” tutur Wawan.
Hasil penyisiran menunjukkan lokasi sudah bersih dan hanya ditemukan satu ekor ular tersebut yang di atas meja, tidak ada lainnya.
Ular itu kemudian dibawa tim Damkar Losari dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Hewan itu dilepasliarkan jauh dari permukiman warga.
Kapolsek Wawan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di dekat lahan kosong dan penuh semak-semak, untuk lebih waspada dan hati-hati.
Belajar dari peristiwa ini, kapolsek mengimbau warga menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan rumah.
Jangan biarkan rumah dipenuhi semak-semak, rumput liar atau alang-alang, segera dibersihkan.
“Semak-semak itu sering menjadi sarang ular yang dapat mengancam keselamatan keluarga maupun hewan peliharaan,” tutur Wawan. (Arif/CIBA)