Wednesday, 21 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Empat Kecamatan di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

06 February 2020
Reading Time: 2 mins read

CIREBON, (cirebonbagus.id).- Empat kecamatan di Kabupaten Cirebon terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Rabu (5/2/2020) sore hingga malam yang meliputi Susukan, Arjawinangun, Panguragan dan Gegesik.
Hal itu disebabkan dampak intensitas curah hujan yang cukup lama dan menyebabkan ratusan rumah terendam akibat luapan sungai di sejumlah kawasan yang terdampak banjir.

Berdasarkan informasi, hingga Kamis (6/2/2020) siang, dari empat kecamatan yang terdampak sejumlah rumah di dua kecamatan mulai surut yakni kecamatan Panguragan dan Gegesik. Namun ratusan rumah lainnya di kecamatan Susukan dan Arjawinangun masih terendam dengan ketinggian air bervariasi.

ADVERTISEMENT

“Ketinggian air variatif mulai dari 20 cm hingga 100 meter. Kondisi ini terjadi di kecamatan Susukan tepatnya di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan,” kata Kapolres Kombes Syahduddi kepada wartawan di lokasi banjir.

BACAJUGA

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

Kapolres mengatakan, berdasarkan laporan bahwa banjir yang merendam ratusan rumah di wilayah Susukan diakibatkan dari luapan air sungai di kawasan tersebut. Tepatnya pada sungai Wanakayam yang membentang dari susunan ke Arjawinangun sekitar pukul 23.30 WIB hingga Kamis (6/2/2020) pagi.

Namun hingga kini, kata dia, sebagian warga yang awalnya terdampak mengungsi ke lokasi aman pun mulai kembali ke rumah masing-masing. Karena lokasinya dinilai sudah aman namun tetap dalam pengawasan kewaspadaan.

ADVERTISEMENT

“Kami pun terus memantau perkembangan terbaru dengan menerjunkan sebanyak 400 anggota gabungan baik Polri, TNI, Tagana dan BPBD. Selain itu kami siagakan dua posko pada lokasi yang dinilai strategis,” katanya.

Sedangkan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengaku sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terutama DPUPR.

ADVERTISEMENT

Hal itu untuk melakukan langkah konkrit terkait jebolnya tanggul di Pangurangan dan Susukan. Hal inilah yang mengakibatkan meluapnya sungai pager toya dan bakung.

“Kita antisipasi semua. Bukan disini saja, wilayah gamel juga tanggulnya jebol lagi. Kita koordinasi juga dengan BBWSCC karena ini sungainya mereka. Untuk penaggulangan sementara, tanggul jebol kita gunakan karung, pasir bronjong dan bambu,” jelas Dadang.

Dadang menambahkan, ada ratusan warga yang mengungsi tadi malam. Namun hari ini sudah mulai berkurang dan kembali ke rumah masing-masing. Namun pihaknya tetap siap siapa karena ditakutkah hujan akan kembali turun.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan ada tujuh desa di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon terendam banjir cukup parah, hingga Kamis (6/2/2020) siang.

Saat ini dua desa yakni Desa Bojong Kulon dan Desa Susukan, ketinggian air mencapai 100 cm atau sepinggang orang dewasa dengan arus air yang cukup deras di beberapa titik di desa tersebut.

Sekretaris Kecamatan Susukan, Ronyanto menjelaskan, tujuh desa di Kecamatan Susukan terdampak banjir, yakni Desa Bojong Kulon, Susukan, Bunder, Gintung Lor, Kedondong, Jatipura dan Ujung Gebang.

“Warga yang terdampak atau menjadi korban itu ribuan, dari satu desa saja Desa Susukan ada 2500 jiwa terdampak banjir ini, kalau tujuh desa lebih dari 10 ribu jiwa,” katanya.

Menurut Sekmat, kondisi terakhir, saat ia meninjau, masih ada dua desa yang masih terendam banjir cukup tinggi, yakni Desa Bojong Kulon dan Desa Susukan.

“Untuk fasilitas umum yang terdampak, Balai Desa susukan ketinggian air satu meter masuk ke ruangan balai desa, ada Sekolah Dasar (SD) juga terdampak, bahkan pagar tembok ambruk di SDN 1 Susukan,” ucapnya. (CB-06)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Semarang Laksanakan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Grobogan

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

India dan Global South: Memperkuat Kemitraan demi Masa Depan Bersama

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Kebijakan DP 0% Berlaku, BRI Finance Sambut Positif Dengan Terapkan Strategi Selektif

21 January 2026

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kabupaten Cirebon Klarifikasi Dugaan KKN BKK TIK Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outlook EV 2026, Transformasi Indonesia Jadi Produsen Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kabupaten Cirebon Klarifikasi Dugaan KKN BKK TIK Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outlook EV 2026, Transformasi Indonesia Jadi Produsen Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

21 January 2026

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

21 January 2026

Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

21 January 2026

Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Semarang Laksanakan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Grobogan

21 January 2026

India dan Global South: Memperkuat Kemitraan demi Masa Depan Bersama

21 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist