Wednesday, 21 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Lambatnya Perizinan di Birokrasi Jadi Penghambat Investasi

29 February 2020
Reading Time: 3 mins read

CIREBON, (cirebonbagus.id).- Iklim investasi di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan) dinilai paling lambat jika dibandingkan dengan wilayah Jawa Barat pada umumnya.

Padahal berbagai modal dimiliki wilayah tersebut mulai dari ketersediaan akses fasilitas dan sarana pendukung lainnya mulai dari pelabuhan, bandara hingga akses jalan tol yang dinilai cukup memadai.

ADVERTISEMENT

Oleh karenanya, dibutuhkan keseriusan para pemangku kebijakan dan koordinasi lintas sektoral dalam memberikan kepercayaan dan keleluasaan bagi para investor untuk menanamkan modalnya di kawasan Ciayumajakuning.

BACAJUGA

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Wali Kota Larang Keras Trotoar Jadi Lahan Parkir

Ketika Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asia Tenggara

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

Menyikapi permasalahan tersebut, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Cirebon menginisiasi acara “Sharing Session” di Aula KPPBC Tipe Madya Pabean C Cirebon, Kota Cirebon, Jumat (28/2/2020).

Dengan mengusung tema “Upaya Mendorong Investasi dan Ekspor Dalam Rangka Meningkatkan Perekonomian Daerah untuk Mewujudkan Jabar Kahiji” turut dihadiri berbagai elemen mulai dari Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Anggota Komisi XI DPR RI, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, serta para pemangku kebijakan di wilayah Ciayumajakuning dan unsur Pengusaha.

ADVERTISEMENT

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat, Saipullah Nasution mengatakan, secara statistik iklim investasi dan ekspor di wilayah Ciayumajakuning tertinggal di Jawa Barat.

Menurutnya, para investor lebih memilih kawasan Jabar bagian Jabodetabek dan Priangan sehingga harus dicari titik kelemahan dalam memajukan kenaikan investasi tersebut.

ADVERTISEMENT

“Ketertinggalan ini tentu harus dikejar. Dari satu sisi kita melihat kekuatan dan potensi di Ciayumajakuning sangat banyak. Artinya lokasi, fasilitas hingga tenaga kerja punya semuanya, tapi kenapa ini bisa tertinggal. Makanya kami kumpulkan para pemangku kebijakan dan elemen lainnya untuk duduk bersama mencari solusi terbaik,” ujar Saipullah Nasution usai kegiatan.

Oleh karenanya, kata Saipullah, kantor Bea dan Cukai Jawa barat berinisiatif untuk mendorong percepatan agar wilayah Ciayumajakuning bisa maju dalam hal investasi. Tentunya dengan pola saling tukar pikiran dan mencari akar permasalan dalam masalah inventasi diharapkan dapat meningkatkan ekspor.

“Sinergitas ini tentu penting. Karena mempermudah proses layanan yang ada di wilayah Ciayumajakunig ini menjadi keharusan,” terangnya.

Mengenai upaya percepatan, kata Saipullah, pertama tentunya akan bentuk tim dan melihat simpul-simpul mana saja yang masih perlu pembenahan. Nantinya langkah koordinasi dalam menindaklanjuti permasalahan yang ada bisa teratasi.

“Contohnya segala bentuk perizinan di Bea Cukai, semua pekerjaan sangat terukur. Bahkan layanan secara elektronik hitungannya hanya menit saja, paling 15 menit satu proses impor sudah selesai. Tapi kalau memang terkena jalur merah, perlu ada laboratorium dan segala macam,” ungkapnya.

Sehingga, kata dia, secara komulatif tentu dalam pelayanan perizinan bagi para investor bisa lebih dipermudah.

Hal seperti ini, tambah Saipullah, harus equivalent dengan perizinan yang lain. Di mana, cepat di Bea Cukai, tapi di pemda tidak cepat atau di tempat lain tidak cepat, akhirnya para investor tentunya akan melirik daerah lain yang lebih cepat.

“Seperti yang disampaikan Kepala Kantor Bogor, ada beberapa perusahaan di sana yang ingin ekspansi ke wilayah lain. Mestinya kan mereka pilih yang lebih dekat di Jawa Barat ini seperti di wilayah Ciayumajakuning, karena jalan tol ada, pelabuhan, bandara ada, hingga tenaga kerja, dan UMK lebih murah dari Bogor,” bebernya.

Dia menambahkan, menyikapi masalah itu tentu investor memilih ke wilayah sebelah dan tentu tantangan bagi pemangku kebijakan.

Oleh karenanya, pertemuan yang diinisiasi supaya kita bisa bisa melihat semua dan mendorong agar investor tidak ke wilayah lain. “Mari kita sekarang berpikir ke depan dengan mengubah konsep dan mainseat. Jangan hanya memikir memanen, tapi bagaimana caranya menanam,” ungkapnya.

Senada diutarakan Anggota Komisi XI DPR RI, Satori. Ia menyebutkan, sudah saatnya wilayah Ciayumajakuning bangkit dan menjadi leader bagi wilayah lainnya.

Tentunya, kata dia, pemerintah pusat tidak akan tinggal diam dalam memberikan dukungan penuh dari berbagai lini dan segi permudahan regulasi. “Tentunya kami sangat apresiasi atas gagasan ini. Kami di pemerintah pusat tentu akan mendukung penuh apa yang menjadi kebiajakan,” katanya.

Satori mengakui, masalah perizinan yang berbelit di tatanan birokrasi pemerintah daerah salah satu penyebab mandeknya iklim investasi. Sehingga para investor enggan menanamkan modalnya karena menjadi alasan klasik.

“Ini bisa menjadi masukan dan secara perlahan bisa dikikis stigma negatif tersebut. Tapi kami lihat tahun ini agak lumayan bisa diandalkan untuk wilayah Ciayumajakuning. Terlihat dari laporan bahwa di awal tahun sudah ada tiga investor akan menanamkan modalnya khususnya di Majalengka dan Cirebon,” ungkapnya. (CIBA-06)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Berita Utama

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Wali Kota Larang Keras Trotoar Jadi Lahan Parkir

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Ketika Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asia Tenggara

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

21 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Semarang Laksanakan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Grobogan

21 January 2026

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kabupaten Cirebon Klarifikasi Dugaan KKN BKK TIK Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outlook EV 2026, Transformasi Indonesia Jadi Produsen Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, KBBI Gelar Bedah Buku Reproduksi Remaja dan Wanita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kabupaten Cirebon Klarifikasi Dugaan KKN BKK TIK Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertemper dengan Truk, KAI Daop 3 Cirebon Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Gangguan Perjalanan KA Menoreh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal dan Harga Tiket Kereta Api Komuter Surabaya Pasuruan Minggu 9 Februari 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Outlook EV 2026, Transformasi Indonesia Jadi Produsen Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Wali Kota Larang Keras Trotoar Jadi Lahan Parkir

21 January 2026

Ketika Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asia Tenggara

21 January 2026

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

21 January 2026

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

21 January 2026

Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

21 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist