Wednesday, 14 January 2026
Cirebon Bagus
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Ciayumajakuning
    • Kabupaten Cirebon
    • Kota Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
No Result
View All Result
Cirebon Bagus
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Pemkab Lakukan Validasi Bagi Warga Miskin

22 August 2019
Reading Time: 2 mins read

CIREBON, (CB).-

Warga miskin di Kabupaten Cirebon masih terbilang cukup tinggi. Angkanya pun mencapai lebih dari satu juta jiwa dan setengah dari jumlah penduduk.

ADVERTISEMENT

Namun warga yang masuk kategori miskin sampai saat masih terus menjadi persoalan, karena tidak mempunyai satu data yang valid.

BACAJUGA

Platform Perdagangan Solana Terbaik 2026, Investor Indonesia Semakin Selektif Pilih Exchange

Pasar Spot Ethereum Mulai Dilirik Investor Institusional Seiring Stabilnya Aktivitas On-Chain

Kementerian PU Tangani Tanggul Jebol Terdampak Bencana di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Sejalan dengan itu, Pemkab pun tengah melakukan verifikasi faktual dengan metode validasi data. Hal itu sejalan dengan telah diberlakukannya penonaktifan BPJS bagi peserta penerima bantuan iuran (PBI) jaminan kesehatan yang masuk kategori non basis data terpadu (BDT) oleh Kementerian Sosial.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Iis Krisnandar menyebutkan, tahun ini warga miskin yang masuk dalam kategori PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditanggung oleh APBN atau pemerintah pusat jumlahnya mencapai 1.200.150 jiwa.

ADVERTISEMENT

Namun, dari jumlah itu terbagi dalam dua kategori. Pertama yakni peserta PBI BDT dengan jumlah mencapai 653.423 jiwa. Kemudian peserta PBI non BDT sebanyak 546.727.

“Di Kabupaten Cirebon yang telah dinonaktifkan per 1 Agustus 2019 itu sebanyak 166.978 jiwa yang merupakan peserta BPJS PBI non DBT. Namun, berdasarkan data dari Kementerian Sosial RI yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), jumlah masyarakat miskin ada sebanyak 1.048.575 jiwa yang didata pada tahun 2014,” kata Iis Krisnandar usai rakor penonaktifan peserta BPJS non BDT di ruang rapat Bupati, Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (22/8/2019).

ADVERTISEMENT

Oleh karenanya, Iis menjelaskan, saat ini pihaknya bersama stakeholder terkait terus melakukan upaya validasi atas data tersebut. Khususnya bagi yang masuk pada kategori dinonaktifkan dari kepesertaan BPJS PBI non DBT pada gelombang pertama sudah tercatat sebanyak 166.987 pada 1 Agustus 2019 lalu.

Nantinya, kata dia, validasi faktual bagi PBI non BDT ini akan ada tiga jenis atau kategori. Pertama, kemungkinan ada yang belum masuk sebagai orang miskin, maka dari itu yang kategori ini akan diajukan dalam tahap periode selanjutnya untuk masuk ke PBI JKN.

Kemudian yang kategori yang kedua, manakala orang yang baru lepas dari kemiskinan itu selayaknya dibiayai oleh APBD Kabupaten Cirebon maupun Jawa Barat.

Kemudian dari yang kategori ketiga, yakni orang mampu diajukan pakai BPJS kesehatan secara mandiri.

“Untuk BPJS yang nantinya diberikan oleh daerah dari APBD itu harus mempunyai kriteria. Yakni bukan orang yang miskin, karena orang yang miskin itu semuanya sudah ditanggung oleh negara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupten Cirebon, Eni Suhaeni menyebutkan, validasi yang dilakukan dalam upaya sonkronisasi data pendataan warga miskin di wilayahnya. Kemudian, dengan landasan data setelah adanya pencoretan penonaktifan BPJS non DBT itu, pihaknya bersama Dinsos , Disdukcapil, Bapelitbangda, dan BPJS akan melakukan kroscek data ulang ke Provinsi dan Kementerian.

“Data ini terus kami validasi. Sambil berjalan maka kami koordinasikan dengan dinas terkait lainnya bahkan melibatkan pihak desa yang tahu persis di lapangan,” kata Eni.

Menurut Eni, saat ini pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mengcover kepesertaan PBI Daerah baik APBD I dan II sebesar Rp 95 Miliar. Dana itu, kata dia, hanya cukup hingga akhir tahun 2019 .

“Yang 95 miliar itu bagi peserta yang masuk PBI daerah saja, bukan yang masuk JKN yang ditanggung APBN. Makanya sesegera mungkin kami terus melakukakan koordinasi ke Gubernur dan Kementrian. Semoga akhir tahun ini bisa selesai,” katanya. (CB-06)

ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Ekonomi & Bisnis

Platform Perdagangan Solana Terbaik 2026, Investor Indonesia Semakin Selektif Pilih Exchange

14 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Pasar Spot Ethereum Mulai Dilirik Investor Institusional Seiring Stabilnya Aktivitas On-Chain

14 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Kementerian PU Tangani Tanggul Jebol Terdampak Bencana di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

14 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Serius Tekan Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Lakukan 115 Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sepanjang 2025

14 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Perdagangan Spot Bitcoin Kembali Dipilih Investor Ritel Indonesia sebagai Strategi Minim Risiko

14 January 2026
Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 7500 Hadiah Dari GokoKoin Berhasil Memikat Hati Pelanggan GokoMart Sepanjang Tahun 2025

14 January 2026

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Hak Kekayaan Intelektual, KBBI Gelar “Bintjang Batja” Bahas Royalti Musisi di Cafe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJS PBI Nonaktif Massal, Kadinsos Kabupaten Cirebon Akui Lebih 100 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Alami Intimidasi, Sejumlah Wartawan Dilarang Meliput Aksi Unjuk Rasa di Kantor PG Rajawali Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Direksi BPR Karya Remaja Indramayu Mainkan 141 Kredit “Topengan”, Sidang Hari Ini di Pengadilan Tipikor Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Layanan Kesehatan Warga Kabupaten Cirebon: 200 Ribu Lebih Dicoret dari BPJS PBI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERPOPULER

  • Edukasi Hak Kekayaan Intelektual, KBBI Gelar “Bintjang Batja” Bahas Royalti Musisi di Cafe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJS PBI Nonaktif Massal, Kadinsos Kabupaten Cirebon Akui Lebih 100 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Alami Intimidasi, Sejumlah Wartawan Dilarang Meliput Aksi Unjuk Rasa di Kantor PG Rajawali Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Direksi BPR Karya Remaja Indramayu Mainkan 141 Kredit “Topengan”, Sidang Hari Ini di Pengadilan Tipikor Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Layanan Kesehatan Warga Kabupaten Cirebon: 200 Ribu Lebih Dicoret dari BPJS PBI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT

BERITATERBARU

Platform Perdagangan Solana Terbaik 2026, Investor Indonesia Semakin Selektif Pilih Exchange

14 January 2026

Pasar Spot Ethereum Mulai Dilirik Investor Institusional Seiring Stabilnya Aktivitas On-Chain

14 January 2026

Kementerian PU Tangani Tanggul Jebol Terdampak Bencana di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

14 January 2026

Serius Tekan Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Lakukan 115 Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sepanjang 2025

14 January 2026

Perdagangan Spot Bitcoin Kembali Dipilih Investor Ritel Indonesia sebagai Strategi Minim Risiko

14 January 2026
Cirebon Bagus

Kategori

  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ciayumajakuning
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam

Informasi

  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Advertise
  • Karir
  • Contact

Jaringan Media

  • Sindikasi Indonesia

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

No Result
View All Result
  • Ciayumajakuning
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Ragam
  • Kampungku

Copyright @ 2019 - 2023 CirebonBagus.id. All right reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist